PEDOMAN KESLAMATAN KERJA LISTRIK



Posted on .
Pedoman keselamatan kerja listrik menyangkut tenaga kerja, organisasi dan cara kerja, bahan dan peralatan listrik dan pedoman pertolongan terhadap kecelakaan.
Para pekerja listrik harus memiliki jasmani yang baik, rohani yang baik, terampil dan bekerja sesuai dengan cara yang semestinya.
Pakaian pekerja yang bertalian dengan kelistrikan haru mengerti Pedoman Keselamatan kerja listrik ini dan harus memiliki sifat sebagai berikut:
  1. Cukup kuat dan tahan gesekan.
  2. Baju kemeja berlengan panjang dan berkancing pada ujung lengan.
  3. Celana panjang
  4. Ujung kaki celana dapatdi lipat dan dikancing
  5. sepatu bersol karet tidak terberpaku dan memiliki sifat isolator
  6. Topi helm terbuat dari plastik, kuat dan memiliki isolator yang sesuai dengan tegangan yang bersangkutan
  7. Sarung tangan panjang, lemas, kuat dan memiliki daya isolator yang sesuai
  8. Sarung tangan untuk pekerja dan penghantar adalah lemas, kuat dan tahan gesekan terhadap kawat penghantar.
Dalam organisas kerja dan peting untuk keselamatan kerja, tiap pelaksanaan suatu pekerhaan listrik yang bukan rutin harus didasarkan surat perintah kerja. Surat perintah ini penting pula untuk pencaharian orang yang bertanggung jawab, jika terdapat kesalahan.
Adapun pekerjaaanya, hal itu dilaksanakan oleh kontraktor. Salah satu syarat menyatakan, bahwa perushaaan yang memberi pekerjaaan kepada kontraktor harus memberikan tenaga atau ahli yang tugasnya mendampingi dan mengawasi pekerjaan kontraktor.
Ada kalanya perintah pekerjaan harus diberikan melalui telpon atau radio, misalnya oleh karena jarak dan sebagainya. Perintah demikian harus ada teksnya, dicek dan dicekulang, agar keamananya dapat erjamin. Perusahaan listrik negara memiliki ketentuan-ketentuan terperinci mengenai cara kerja.
Pada keadaan bagaimanapun, pesawat-pesawat atau mesin -mesin listrik hanya boleh diberikan aliran listrik oleh ahli listrik dari perushaaan yang bersangkutan atau orang yang diberi wewenang untuk maksud tersebut.







LOTO UNTUK BEKERJA DENGAN AMAN




Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa dalam setiap pekerjaan memiliki resiko dan potensi bahayanya masing-masing tergantung dari jenis pekerjaan, lokasi kerja dan alat. LOTO merupakan suatu system pengamanan dalam bekerja dengan mematikan sumber energy, menguncinya (LOCK) dan memberikan tanda (TAG). LOCK adalah system penguncian sumber energy setelah sumber energy di matikan agar tidak bisa di operasikan sedangkan TAG adalah alat komunikasi untuk menyampaikan bahwa sedang dilakukan suatu pekerjaan dan jangan dioperasikan.

Setiap pekerjaan memiliki potensi bahaya dan resiko yang berbeda-beda, contoh untuk bahaya potensial ketika bekerja dalam bejana misalnya: udara panasa, kurang oxygen, bagian mesin bergerak, sumber energy (steam, hot water, produk panas, bahan kimia, dll). Oleh karena itu sebelum memulai pekerjaan pastikan semua dalam kondisi aman dengan melaksanakan prosedur LOTO sebagai berikut:

1. Informasikan ke bagian/orang terkait bahwa kita akan melakukan suatu pekerjaan.

2. Hentikan mesin, matikan sumber energy (listrik, steam, air panas, udara bertekanan, dll), kemudian kunci (LOCK) dan pasang tanda (TAG) pada titik-titik sumber energy.

3. Pastikan tidak ada energy sisa yang tersimpan (buang tegangan pada kapasitor, lepaskan tekanan sisa, buang cairan sisa, dinginkan system, tahan bagian yangan naik-turun, dll)

4. Pastikan semua titik sumber energy telah aman dan tidak ada kebocoran, informasikan kebagian terkait bahwa pekerjaan akan di mulai.

Gambar di samping mengilustrasikan mesin mixer dimana sumber energy yang menjadi sumber bahaya adalah: steam, hot water, produk, mixer, listrik, dan bekerja dalam bejana/confined space.

Apa yang harus kita lakukan ketika harus melakukan perbaikan mixer yang patah?

1. Informasikan kebagian terkait/karyawan yang berkepentingan bahwa akan melakukan perbaikan (ajukan safety permit).

2. Hentikan operasi mesin dan matikan semua sumber energy: steam, hot water, produk, listrik.

3. Pasang LOCK dan TAG pada titik-titik sumber energy yang dimatikan.

4. Keluarkan produk yang ada dalam bejana.

5. Buka kedua manhole.

6. Pastikan tidak ada kebocoran dan tekanan sisa.

7. Sirkulasikan udara dalam bejana.

8. Dinginkan system.

9. Check dan pastikan semua titik sumber energy telah mati dan LOTO telah terpasang, tidak ada kebocoran atau tekanan sisa.

10. Informasikan dan koordinasikan ke bagian terkait bahwa pekerjaan akan dimulai.



KECELAKAAN TIDAK MEMANDANG USIA, JENIS KELAMIN, PENDIDIKAN, JABATAN ATAU KEWARGANEGARAAN, KETIKA ANDA MENGHIRAUKAN KESELAMATAN KERJA MAKA NYAWA ANDA TARUHANNYA.

“LAKSANAKAN PROSEDUR LOTO, INGAT KELUARGA MENANTI ANDA PULANG DENGAN SELAMAT”

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PERSARATAN INSTALASI RUANG LISTRIK KHUSUS

CARA MENGHITUNG UKURAN KABEL

SISTEM PENGAMANAN LISTRIK